Banjir Kembali Landa Buru Selatan, Beberapa ratus Rumah Tergenang di Namrole dan Waesama

Namrole, — Hujan lebat yang mengguyuri daerah Kabupaten Buru Selatan sepanjang 3 hari paling akhir mengakibatkan banjir semakin makin tambah meluas pada dua kecamatan, yaitu Kecamatan Namrole dan Kecamatan Waesama. Mengakibatkan, beberapa ratus rumah masyarakat kembali tergenang air, dan kegiatan pendidikan di beberapa sekolah terusik.

Data sementara yang didapat dari lapangan mengatakan, banjir memendam pemukiman di beberapa dusun seperti Dusun Wali, Hote, Oki Lama, Oki Baru, dan Elfule. Di Dusun Hote dan Oki Lama, tinggi air disampaikan capai betis orang dewasa, memaksakan beberapa sekolah di daerah itu liburkan aktivitas mengajar-belajar.

Bencana ini menjadi banjir beberapa kalinya yang menerpa daerah berjulukan Lolik Lelen Fedak Fena itu sepanjang Juli 2025. Awalnya, banjir terjadi di Desa Fatiban, Dusun Pohon Batu, yang menggerakkan Bupati Buru Selatan La Hamidi langsung turun ke lokasi untuk salurkan kontribusi.

Wakil Bupati Gerson Elieser Selsily lakukan hal sama di Dusun Lena, Kecamatan Waesama, dua minggu kemarin.

Kepala Tubuh Pengendalian Musibah Wilayah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan, Abas Tamher, benarkan banjir yang balik terjadi di daerahnya.

“Memang betul, karena intensif hujan yang lebih tinggi, beberapa dusun di Kecamatan Namrole dan Waesama terimbas banjir,” katanya saat dikontak, Senin (21/7/2025).

Tetapi, Tamher menyebutkan faksinya tetap menanti laporan sah dari aparatur dusun berkaitan jumlah rumah masyarakat yang terimbas.

“Sekarang ini kami sedang diperjalanan ke arah lokasi banjir di Kecamatan Waesama untuk mengawasi secara langsung keadaan warga. Informasi selanjutnya akan kami berikan sesudah mendapatkan data komplet dari lapangan,” ucapnya

Cipta Keadaan, Polres Buru Gelar Razia Minuman keras dan Mengamankan Pemilik Kafe Ilegal

Pulau Buru – Maluku — Kegatan Operasi Cipta Keadaan, Polres Buru melangsungkan razia minuman keras yang sukses amankan pemilik cafe ilegal dan beberapa minuman keras.

Razia dilakukan di Cafe Mawar, Dusun Penyiapan Wamsait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu (26/7)

Kasi Humas Polres Buru, Aiptu Jamalludin memperjelas, razia yang dilakukan berdasar Surat Perintah Nomor: Sprin/832/VII/RES.4.2/2025 sudah amankan dua karton bir beragam merk.

Dalam pada itu, Pemilik Cafe Mawar, Hajrawati alias Mawar (39), masyarakat Dusun Kamal, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Horor Sisi Barat, ditangkap karena tidak mempunyai ijin usaha cafe dan ijin pemasaran minuman keras.

Hajrawati akan diundang untuk diminta info di dalam kantor Satresnarkoba Polres Buru. Razia minuman keras terus akan dilaksanakan untuk menangani beberapa penjual minuman keras tanpa ijin.

Kasi Humas akui, sepanjang operasi, team menemui masalah berbentuk blokade jalan di Lajur E oleh pelaku warga dengan memakai cincin beton sebagai penghambat.

Tetapi, beberapa warga yang ikut memberikan dukungan pekerjaan kepolisian tanggapan cepat menolong polisi buka blokade itu.

Kasi Humas memperjelas, Operasi Cipta Keadaan ini adalah tindak lanjut dari rapat koordinir bersama Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kepala BIN, Danrem, Bupati Buru, Kapolres Buru, Dandim Namlea, Dinas berkaitan Propinsi dan Kabupaten Buru, dan 10 perwakilan koperasi.

Di mana, seluruh pihak memiliki komitmen untuk tindak lanjuti perintah Gubernur dalam membuat keadaan yang aman dan aman di Kabupaten Buru termasuk razia minuman keras dan pengusutan pada beberapa penjual minuman keras tanpa ijin.

“Bekerja sama yang bagus di antara aparatur kepolisian dan warga dalam operasi ini pantas dihargai. Mudah-mudahan kolaborasi positif ini selalu bersambung untuk membuat Kabupaten Buru yang tertib dan aman.” Berharap Kasi Humas.